Jl. Andi Paturungi Perumahan Bumi Pundita Mas No. 27 Makassar, 90225

+62 899 5451 909

Kunjungan Pendampingan di PerMaTa Cabang Sinai

Ditulis oleh PerMaTa Sulsel

PerMaTa Wilayah Sulawesi Selatan memberikan kepercayaan kepada Rahmawati (ketua PerMaTa Cabang Gowa) dan Ardiyansyah (Ketua PerMaTa cabang Bulukumba) untuk melakukan pendampingan kepada PerMaTa Sinjai dalam melakukan kunjungan pendataan orang yang sedang dan pernah mengalami kusta dan juga mendampingi 4 orang calon peserta orang yang pernah mengalami kusta yang akan mengikuti pelatihan di BLK Banteng untuk registrasi online Yang di suport oleh Yayasan Dedikasi Tjipta Indonesia (YDTI) dan Sasakawa Health Foundation (SHF).

Senin 11 Oktober 2021

Perjalanan Rahmawati dari Gowa dan Ardiyansyah dari Bulukumbah menuju kabupaten Sinjai sprovinsi Sulawesi Selatan.

Selasa 12 Oktober 2021

Rahmawati dan Ardiyansyah melakukan breefing dengan PerMaTa Sinjai untuk menjelaskan maksud dan tujuan mereka berkunjung ke Sinjai dan juga menyusun rencana kegiatan yang akan dilakukan selama beberapa hari ke depan. Setelah melakukan breefing, Rahmawati mendampingi Ahrul (bendahara PerMaTa Sinjai melakukan kunjungan ke Puskesmas Panaikan untuk memintah data dan langsung mengunjungi 4 orang yang sedang sedang dan pernah mengalami kusta. Dari 4 orang yang berhasil dikunjungi, 1 diantaranya masih sangat mudah (21 Tahun) mengalami reaksi berat dan sudah mengalami kekakuan sendi pada lutut dan tangan akibat dari neuritis dan 1 orang lagi (31) yang putus berobat MDT (obat untuk pasien kusta) yang sudah mengalami disabilitas tingkat 2 pada kedua tangannya. Sedangkan Ardiyansyah bersama dengan Asriani (peduli kusta) melakukan Kunjungan ke kantor Diskominfo kabupaten Sinjai untuk meminta rekaman iklan tentang kusta, namun tidak bisa bertemu dengan pimpinan karena sedang Rapat sehingga mereka memutuskan untuk berkunjung kembali besok pagi. Selain itu, Ardiyansyah dan Asriani memfasilitasi 3 orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) yang akan mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) kabupaten Bantaeng, karena kab. Sinjai belum memiliki BLK. Setelah mencoba mendaftarkan secara online ternyata pendaftaran di BLK Bantaeng sudah tutup waktu beberapa bulan lalu, sehingga saya menghubungi Pak Hamzah pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sul-Sel untuk menanyakan ke pihak BLK Bantaeng terkait pendaftaran pelatihan di BLK Bantaeng dan ternyata betul pendaftaran sudah ditutup sejak bulan juli. Namun jika ada yg ingin mengikuti pelatihan tahun depan bisa membawa langsung berkasnya ke BLK Bantaeng. Sehingga Ardiyans2ah hanya mengumpulkan berkas calon peserta dan juga menandatangani surat pernyataan penerimaan bantuan dari PerMaTa Sul-Sel yang disupport oleh SHF apabila selesai melakukan pelatihan di BLK.

deskripsi foto 

deskripsi foto

deskripsi foto

Rabu 13 oktober 2021

Rahmawati dan Ahrul melanjutkan kunjungan pendataan orang yang sedang dan pernah mengalami kusta di wilayah Puskesmas Panaikan dan berhasil mengunjungi 3 orang. Sedangkan Ardiyansyah berkunjung kembali ke dinas Kominfo dan ke kantor Radio Suara Bersatu FM Sinjai untuk mengambil bukti penyiaran yang dilakukan 4 kali sehari selama 1 bulan dan file iklan tentang kusta yang diputar di Radio. Walaupun kontrak iklannya sudah selesai diputar, tetapi Kepala LPPL Radio Suara Bersatu FM Sinjai mengatakan bahwa iklannya masih perlu diputar di radio agar banyak orang yang teredukasi tentang kusta. Namun untuk melanjutkan kembali iklan tersebut digunakan lagi, pihak radio akan meminta izin terlebih dahulu ke PerMaTa Sul-Sel maupun YDTI.

Setelah berkunjung ke kantor Radio Bersatu FM Sinjai, Ardiyansyah bersama Asriani berkunjung ke rumah 1 OYPMK calon peserta yang akan mengikuti pelatihan di BLK Bantaeng untuk mengambil berkasnya dan menandatangani surat pernyataan penerimaan bantuan apabila selesai pelatihan di BLK. Kemudian Ardiansyah kembali pulang ke Bulukumba.

Kamis 14 Oktober 2021

Rahmawati masih mendampingi tim PerMaTa Sinjai dalam melakukan pendataan. Mereka berkunjung Puskesmas Bulupoddo memperkenalkan diri sekaligus meminta data orang yang sedang dan pernah mengalami kusta sekaligus kunjungan rumah untuk melakukan pendataan. Mereka Dampingi langsung oleh Petugas Kusta dalam melakukan kunjungan karena ada juga program Intensif Case Funding (ICF) wilayah Puskesmas Bulupoddo. Karena Cuaca yang buruk dan juga jarak yang cukup jauh, mereka hanya berhasil mengunjungi 3 OYPMK  dan juga menemukan 2 orang suspek kusta. Dalam kunjungan tersebut, Asriani menyempatkan waktunya untuk sosialisasi tentang penyakit kusta ke masyarakat.

Jumat 15 Oktober 2021

Rahmawati masih mendampingi tim Sinjai (Ahrul, Asriani dan Wahyu) melakukan kunjungan pendataan wilayah Puskesmas Bulupoddo dan berhasil mengunjungi 2 orang OYPMK. Setelah melakukan pendataan, tim dan juga Firdaus (Ketua PerMaTa Cabang Sinjai) melanjutkan kunjungan ke rumah salah satu anak muda yang sedang mengalami reaksi untuk membujuk agar mau dirujuk ke rumah sakit Tjauddin Chalid Makassar untuk mendapatkan perawatan, namun pasien tersebut menolak dan juga pihak keluarga tidak setuju karena beberapa alasan. Sehingga tim hanya memberikan dukungan dan motivasi serta membujuk agar mau melanjutkan pengobatan MDT supaya bisa sembuh.

Deskripsi foto

Deskripsi foto

Sabtu 16 Oktober 2021

Sebelum Rahmawati Kembali ke Gowa, beliau masih menyempatkan waktu untuk mendampingi tim Sinjai melakukan pendataan di pulai Sembilan.

Untuk sampai di pulau Sembilan, tim Sinjai harus menempuh perjalanan 30-45 menit menggunakan kapal laut. Setelah sampai di pulau Sembilan, Tim mendapat sambutan yang cukup bagus dari pihak puskesmas. Dalam melakukan kujungan pendataan kepada orang yang sedang dan pernah mengalami kusta, tim didampingi langsung oleh kepala Puskesmas Sembilan dan juga petugas kusta sehingga tim berhasil melakukan kunjungan ke 7 orang di 2 pulau yang ada di wilayah puskesmas pulau Sembilan.

Deskripsi foto